Saidobonews.com, Bula-Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Maluku, segera melaunching Kampung Ramadhan. Kawasan Pantai Wailola Bula dipilih sebagai lokasi kampung bernuansa islami tersebut.
Berbagai kesiapan menjelang acara launching, kini mulai dilakukan, melibatkan instansi vertikal daerah, PLN hingga pelaku usaha. Hal itu persis seperti disampaikan Ketua Panitia, Sidik Rumalowak kepada wartawan di Bula, Rabu 4 Februari 2026.
Dijelaskan, kampung ramadhan sendiri merupakan bagian dari rangkaian refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Fachri Husni Alkatiri, 20 Februari 2026 nanti.
Usai launching, kampung ramadhan akan dipadati dengan beragam kegiatan bernuansa islami, dimulai awal puasa hingga berakhir pada malam takbir akbar nanti.
“Kampung ramadhan ini akan didesain dan dihiasi sebaik mungkin agar benar-benar menghadirkan nuansa yang islami. Jadi ada pentas seni budaya islami di sana, kelompok sahur juga tampil di sana, setiap hari,” jelas Sidik.
Kepala Dinas Dukcapil ini mengatakan kesiapan di kampung ramadhan ini melibatkan kontribusi dari berbagai pihak, utamanya PLN, pemilik toko kelontong dan pelaku usaha lainnya di kota Bula.
Masing-masing telah diserahi peran dan tanggung jawab. Misal PLN, diberikan tanggung jawab memasang lampu hias sepanjang jalan protokol hingga kawasan kampung ramadhan.
Begitu pula pemilik toko kelontong dan pelaku usaha lainnya, mereka semua telah diserahi tanggung masing-masing. Mereka menyiapkan meja bagi penjual takjil. Tiap meja yang disiapkan, dipasang nama usahanya, berikut nama usaha penjual takjil.
Sedikitnya 150 meja bakal disiapkan di kawasan kampung ramadhan ini. Sesuai rencana, semua kegiatan penjualan takjil di dalam kota Bula, dialihkan ke kampung ramadhan.
Selain itu, di lokasi ini juga akan dibangun panggung terbuka yang akan dimanfaatkan bupati dan wakil, memaparkan kepada khalayak perihal progres capaian selama satu tahun, tepatnya pada 20 Februari nanti.
Progres capaian itu meliputi bidang pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Disamping itu, panitia tambah Sidik juga menyediakan semacam open mic, setiap orang bisa menyampaikan saran pendapat konstruktif untuk perbaikan ke depan. (SN-02).
















