Saidobonews.com, Bula-Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada siswa SD Negeri 6 Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Maluku, sudah sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
Tiap porsi makanan yang disaji, telah melewati proses pemeriksaan dan pengukuran yang ketat oleh ahli gizi, termasuk di dalamnya mengenai nilai gizi yang dikandungnya. Petugas memastikan makanan tersebut memenuhi syarat 4 sehat 5 sempurna.
“Petugas kami sangat teliti dan memastikan makanan yang tersaji setiap hari adalah sesuai standar gizi. Dari aspek kebersihan dan higienitas juga tetap kami jaga,” tandas Kepala SPPG Wailola, Abdurrahman Damat, kepada wartawan di Bula, Jum’at 30 Januari 2026, menanggapi postingan Facebook oleh akun bernama Caca Dwi.
Caca Dwi dalam postingannya menuding MBG yang disantap salah satu SD 6 Bula pada Senin siang sudah basi alias tidak layak dikonsumsi.
Damat mengatakan, sekira 5 menit setelah melihat postingan tersebut, pihaknya turun langsung ke sekolah guna memastikan kebenaran postingan tersebut.
Sesampainya di sekolah, para guru menyambut dan mengaku heran, lantaran MBG yang diterima siswa kelas pagi, semuanya telah dimakan dan tidak ada masalah.
Sedang makanan yang baru diantar untuk kelas siang, semuanya masih tersusun rapi dan belum waktunya dibagikan kepada siswa.
“Itulah kita juga heran, kalau makanannya basi, harusnya semua siswa di sekolah merasakan hal yang sama. Bukan saja SD 6, tapi siswa penerima manfaat pada beberapa sekolah di Bula yang kebagian makan pagi tadi, tapi ini kan tidak” ujarnya.
Untuk menguji kebenaran dari isi postingan tersebut, pihaknya kata Damat kini masih mencari tahu pemilik akun Facebook dimaksud.
Tujuannya agar memastikan benar tidaknya isi postingan tersebut. Beberapa pihak bahkan menyarankan agar pemilik akun dilaporkan ke polisi, namun Damat berpandangan tidak perlu sampai ke tingkat laporan polisi.
Dirinya meminta semua pihak di daerah ini untuk berpartisipasi mendukung dan menyukseskan program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini dinilainya sangat bermanfaat dalam upaya pemerataan pemenuhan gizi anak di Indonesia. (SN-01).
















